Skip to main content
Cart
4 months ago

Mengapa material partikulat merupakan ancaman dan bagaimana solusi firestop dapat meminimalisir dampaknya.

Firestop,fibre free,safety,data center,kontaminasi

403

Author:
Naranthica Maldhini, Non Structural Specification Engineer - Hilti Indonesia.


Terlepas dari ancaman kontaminan udara terhadap peralatan IT yang sudah diketahui secara luas, banyak pengelola pusat data (data center) secara tidak langsung mengundang bahaya ke dalam fasilitas mereka. Hal ini sering terjadi ketika memilih material firestop tradisional, seperti papan mineral wool.



Ketika dilakukan repenetrasi atau bongkar ulang untuk mengakomodasi perubahan kabel yang rutin, serat-serat dari papan mineral wool terlepas. Terlepasnya serat dari papan mineral wool ini menyebabkan terlepasnya partikulat dalam konsentrasi tinggi ke aliran udara. Untuk mencegah kegagalan sistem akibat kontaminasi tersebut, sangat penting untuk memilih produk firestop yang bebas serat (fiber-free).

Partikulat: Ancaman bagi Performa dan Efisiensi Energi.
 
Semakin kecilnya ukuran perangkat IT modern memang meningkatkan efisiensi perangkat tersebut. Namun, hal itu juga meningkatkan kerentanannya terhadap kontaminan di udara. Berdasarkan ISO 14644-1—standar internasional untuk klasifikasi kebersihan udara di cleanroom dan clean zones— mayoritas pedoman desain merekomendasikan agar pusat data diklasifikasikan dalam lingkungan cleanroom kelas 8. Selain dapat menyebabkan perangkat dalam fasilitas rusak, partikulat juga memberi dampak pada biaya operasional:


 
“Kontaminasi partikulat dapat meningkatkan konsumsi daya sebesar 2% atau lebih di pusat data.”[1]

Meski menciptakan lingkungan yang 100% bebas partikel hampir mustahil, mematuhi batas kontaminasi yang direkomendasikan sangat krusial untuk melindungi peralatan IT yang sensitif. Sayangnya, produk firestop tradisional sering kali menjadi sumber kontaminan tersembunyi yang memicu pemborosan energi hingga penghentian operasional yang tidak direncanakan, seperti terjadinya downtime.

Perubahan Kabel: Sumber Potensi Kontaminasi
 
Firestop bertujuan untuk mengembalikan tingkat ketahanan api sebuah dinding ketika ada pipa atau kabel yang menembus dinding partisi. Di banyak negara, papan mineral wool adalah metode yang paling umum digunakan sebagai firestop untuk sistem penetrasi.

Papan ini terbuat dari serat yang berasal dari bijih logam dan batuan beku. Meski efektif menahan panas dan asap, material ini menjadi sumber emisi partikel yang signifikan saat dilakukan pengerjaan ulang kabel. Lapisan pelapis (firestop coating) memang membungkus serat saat pemasangan awal, namun saat ditembus ulang, serat di dalamnya akan terlepas ke udara.

Mengukur Pelepasan Partikulat saat Dilakukan Repenetrasi Firestop Board
 
Fraunhofer Institute IPA (Stuttgart), spesialis lingkungan cleanroom, menguji konsentrasi partikel yang terlepas saat dilakukan penetrasi ulang pada sistem firestop tradisional. Fraunhover menyimpulkan:
 
"Penetrasi ulang pada papan mineral wool (seperti menambah atau mengubah jalur kabel) harus dihindari di lingkungan kelas ISO manapun menurut ISO 14644-1. Hal ini dikarenakan tingkat emisi partikel udara dan partikel yang mengendap sangat tinggi akibat aktivitas tersebut." [3]




Solusi Produk Bebas Serat untuk Mengurangi Risiko Kontaminasi Udara
 
Memilih produk yang menjamin kebersihan sangatlah krusial, baik saat konstruksi awal maupun saat maintenance di masa depan. Risiko kontaminasi udara dapat diminimalisir sejak fase desain dengan memilih material firestop bebas serat yang dirancang untuk lingkungan data center yang dinamis. 
Sebagai contoh, Hilti Firestop Sleeve tidak hanya mencegah kontaminasi udara, tetapi juga mengurangi biaya dengan meminimalisir kebocoran udara dingin (AC) dari data hall.



Untuk bukaan yang lebih besar seperti area tembusan rak kabel, busbar, atau duct, anda dapat menggunakan Hilti Firestop Block. Blok ini bersifat bebas serat dan dapat digunakan berulang (reusable). Fraunhofer Institute telah menguji Hilti Firestop Block dan menyimpulkan bahwa produk ini memenuhi standar emisi untuk aplikasi cleanroom dari kelas 4 hingga kelas 9 (ISO 14644-1). [4]


 
Beralih ke firestop bebas serat memberikan nilai tambah yang signifikan. Bukan hanya mengurangi kontaminan udara saat terjadinya pemasangan ulang kabel, produk ini juga dapat mengurangi biaya operasional fasilitas. Firestop bebas serat juga meningkatkan keamanan fasilitas karena kemudahannya untuk melakukan perawatan, sehingga perawatan dan bongkar ulang kabel pada area firestop tidak memerlukan personal khusus.

Untuk jangka panjang, penggunaan teknologi firestop yang bersih dan didesain untuk pemasangan ulang (repenetrasi) tidak hanya memperpanjang usia pakai peralatan dan efisiensi energi, tetapi juga mengurangi usaha yang diperlukan untuk melakukan perawatan pada lingkungan data center yang fleksibel dan terus berkembang.

Pelajari lebih lanjut tentang strategi Firestop di pusat data Anda!

Referensi:
 
[1] The Threat of Data Centre Contamination – by Colleen Miller on 14.09.2010. Available at: http://www.datacenterknowledge.com/archives/2010/09/14/the-threat-of-data-centre-contamination/ [2] Design Considerations for Datacom Equipment Centers – Second Edition – ASHRAE Datacom Series 3 – ASHRAE.
[2] Ablative coated batt. Available at: http://www.insulationexpress.co.uk/Insulation/Rockwool-Ablative-Coated-Batt.html. 
[3] Machbarkeitsstudie zum partikulären Emissionsverhalten bei einer Kabelnachbelegung – Fraunhofer IPA report HI 1702- 888-3 from 24.05.2017.
[4] Hilti Firestop Block CFS-BL: Cleanliness suitability and cleanroom suitability tests at Fraunhofer IPA – report HI 1702-888-2 from 05.05.2017.

No comments yet

Be the first to comment on this article!