Hilti Indonesia Webinar - Konsiderasi Crack Concrete pada Seismic Fastening
Beton retak (cracked concrete) ketika tegangan tarik pada beton yang disebabkan oleh beban atau kondisi pengekangan melebihi kekuatan tariknya. Beton biasanya diasumsikan retak pada kondisi beban layan normal. Lebar dan distribusi retak umumnya dikontrol melalui penggunaan tulangan. Adanya retakan di sekitar angkur dapat mengakibatkan berkurangnya kapasitas beban ultimit dan meningkatnya perpindahan pada beban ultimit dibandingkan dengan beton yang tidak retak. Pada webinar ini akan dibahas secara lebih menyeluruh mengenai konsiderasi cracked concrete pada desain pengangkuran terutama untuk mengakomodasi adanya cracked concrete pada kondisi kegempaan.
Published July 30th, 2024